“MENCINTAI SESUATU YANG TAK PASTI”
Restu fitriani
Hari
yang begitu indah saat aku membuka mata! Melihat kearah padang rumput yang
indah. Berkelingan bunga bunga cantik nan elok, bersama canda tawa burung
burung yang selalu menghiasi indahnya rumput ini. Inilah pandangan indah seusai
datangnya rahmat allah SWT yaitu HUJAN!
Tersentak
mataku terhenti melihat sesuatu yang indah, pancaran sinarnya begitu berkilau
yang mampu mengalihkan pandangan ku terus untuk memandanginya. Siaakah kau hai
geranagan cahaya indah?.
Hari
ke hari, detik ke detik aku terus memandangi atas langit, wahai cahaya indah
kenapa kau tak lagi menampakkan cahayamu? Siapakah engkau? Apakah gerangan yang
membuat hatiku berdeguk kencang saat selalu memandangmu? OH tuhan? Karunia apa
lagi yang kau beri untuku, kenapa aku merasakan perasaan ini? Perasaan apa ini
tuhan?.
Sejenak
aku pejamkan mataku, dan berharap tuhan akan memberikan jawaban atas
pertanyaanku. Yahhhhhh!! Tuhan memang adil, dan tuhan sungguh maha pengasih dan
penyayang. Cahaya indah itu kembali menampakkan cahayanya. “ subhanallah!
Pelangi itu sungguh elok rupawan” ucap segerombol burung merpati kecil yang
juga memandangi karunia sang pencipta. Aku pun menghampiri mereka “wahai
burung! Akankah aku bisa menggapai pelangi cantik nan elok itu?”. “Haai kupu
kupu cantik, kau pasti bisa. You can do it” . “kenapa kau begitu yakin?”
tanyaku lagi. “karna dari dalam lubuk hati mu, kau benar benar mencintainya”.
“Bodoh!!!,
aku hanya kupu kupu jelek yang mencintai sesuatu yang seharusnya tak aku
cintai, pelangi itu sungguh canti, sedangkan aku hanya kupu kupu jelek yang
bermimpi bisa mendapatkan cintanya.....ohhhhh!!!! benar aku memang bodoh
bertanya pada kalian yang tak mengerti akan perasaanku” ucapku kesal. “ tidak
wahai kupu kupu, kau lihat diatas sana, pergilah terbang menuju pelangi itu,
kau pasti akan menemukan jawannya” burung burung itu pun pergi meninggalkan aku
sendiri. Aku hanya bisa terdiam, memikirkan kata kata burung burung itu
mungkinkah aku bisa mendapatkan cinta pelangi itu? Akan kah aku bisa......yah
aku bisa!!
Dan
aku memberanikan diri untuk mengepakkan sayap sayap kecilku, terbang tinggi
keatas menuju sang pelangi. Tinggi semakin tinggi aku terbang, hati kecilku
bilang bahwa yah pelangi ptu memang di takdirkan untukku.
Namun
apa yang terejadi!? Pelangi itu seolah mulai meredupkan cahanyanya disaat aku
sudah hampir dapat menggapainya. Dan seolah sayap sayap ku satu demi satu
berjatuha, dan disaat itu juga tubuhku melemah dan terjatuh. Pelangi itu pun
seakan hilang yang hanya menyisahkan titik titik kecil di angkas.
SELESAI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar